Efek Berbahaya Operasi Amandel Pada Orang Dewasa

Efek Samping Operasi Amandel Pada Orang Dewasa. Seringkali sakit tenggorokan atau amandel yang ukurannya besar, dapat mengganggu pernapasan sehingga dokter biasanya menyarankan untuk melakukan pengangkatan amandel. Operasi amandel biasanya hanya berlangsung selama 30-45 menitan. Sedangkan masa pemulihannya yaitu sekitar dua minggu.

efek samping operasi amandel pada orang dewasa

Dan berikut ini adalah beberapa efek samping yang umum setelah operasi amandel.

1. Rasa sakit

Ini adalah efek pertama yang dirasakan seseorang setelah melakukan operasi yang juga dibarengi dengan sakit di sekitar tenggorokan dan bisa menjalar ke bagian telinga. Sebagian orang mungkin mengira bahwa penderita memiliki infeksi telinga atau ada masalah di dalam telinganya.

2. Kesulitan makan dan minum

Selama kondisi belum sembuh, mungkin seseorang yang sudah melakukan operasi amandel mengalami penurunan berat badan dikarenakan ia kesulitan untuk makan dan minum. Padahal selama masa pemulihan, seseorang sangat dianjurkan untuk tetap minum demi mencegah dehidrasi.

Untuk makan, pilihlah makanan yang bertekstur lunak demi mencegah kondisi yang lebih parah. Sebaiknya hindari juga makanan bertekstur kasar, asin, asam atau pedas sampai tenggorokan benar-benar sembuh.

3. Ada kerak basah

Setelah operasi pengangkatan amandel, dua bintik putih besar bisa terbentuk di bagian belakang tenggorokan. Ini pada dasarnya adalah kerak basah. Mereka normal dan akan menghilang secara bertahap sekitar 7 sampai 10 hari setelah operasi, hanya kerak tersebut bisa menimbulkan bau yang kurang sedap dari mulut.

Saat keropeng tersebut terlepas secara perlahan, bintik kecil darah bisa keluar dari hidung atau mulut. Dan ini juga normal. Jika pendarahan yang berasal dari hidung atau mulut terus terjadi dan keluar dalam jumlah yang banyak, maka segera periksakan diri untuk mencegah kondisi yang lebih buruk.

4. Demam

Satu atau dua hari setelah operasi, biasanya ada demam ringan 99 sampai 102 derajat Fahrenheit. Jika demam terus berlanjut atau lebih tinggi dari 102 derajat, atau jika demam tiba-tiba berkembang beberapa hari setelah sekian lama tidak mengalaminya, penting untuk menghubungi dokter karena ini bisa mengindikasikan adanya infeksi yang membutuhkan penanganan secepat mungkin.

5. Perubahan pernapasan

Karena setelah operasi pembengkakan terjadi di bagian belakang tenggorokan, pernapasan lebih sering dilakukan melalui mulut. Hal ini juga bisa menyebabkan seseorang mendengkur cukup keras. Kondisi ini biasanya sembuh saat pembengkakan mulai mereda.

Mungkin beberapa efek samping diatas lebih umum terjadi. Namun ada efek samping yang mungkin terjadi meski ini termasuk gejala yang jarang, contohnya seperti cairan yang keluar dari hidung setelah Anda minum. Komplikasi ini jarang terjadi pada amandel saja. Ini biasanya juga terkait dengan masalah otot di bagian belakang hidung dan tenggorokan yang tidak berkontraksi sebagaimana mestinya. Kondisi ini biasanya bisa sembuh sendiri tanpa pengobatan dalam 4-6 minggu. Jika terus berlangsung, mungkin terapi wicara diperlukan.

Amandel mencapai ukuran terbesar mereka pada anak-anak berusia antara 4 sampai 7 tahun. Berdasarkan informasi dari salah satu Rumah Sakit Anak melaporkan bahwa efek samping pengangkatan amandel untuk kelompok usia ini meliputi:

  • Pendarahan
  • mual atau muntah akibat anestesi selama 24 jam pertama setelah operasi
  • tenggorokan terasa sakit yang bisa mengganggu saraf yang menuju telinga
  • nyeri di rahang dan leher
  • saat bernafas, mulut seperti mendengkur (biasanya terjadi selama 2 minggu)
  • Perubahan suara yang terjadi pada amandel dengan ukuran besar
  • Demam tingkat rendah yang terjadi selama beberapa hari

Efek Samping Operasi Amandel Pada Orang Dewasa

Orang dewasa mungkin memerlukan waktu pemulihan yang lebih lama daripada anak-anak., karena efek samping yang timbul pada orang dewasa meliputi ;

  • Sakit pascaoperasi di tenggorokan dan bagian belakang rongga mulut
  • Mual akibat sisa pendarahan
  • Sakit selama 48 jam yang akan berulang tiga atau empat hari kemudian. Ini mungkin melibatkan telinga, mulut dan juga tenggorokan.
  • Rasa tidak enak dari goresan yang terbentuk di atas luka bedah.

Selain tidak memiliki amandel lagi, efek tonsilektomi agak unik untuk setiap individu. Semua operasi membawa risiko komplikasi. Sedangkan tonsilektomi tidak berbeda, efek samping tonsilektomi biasanya ringan. Mereka kadang-kadang mencapai tingkat ketidaknyamanan infeksi pernafasan kronis yang menyebabkan tonsilektomi terbanyak. Bagi orang lain, sepuluh hari rasa sakit yang signifikan adalah efek samping tonsilektomi yang umum terjadi.

Tidak semua orang yang menjalani tonsilektomi memiliki efek samping yang sama. Jika Anda menunda operasi tonsilektomi karena efek sampingnya adalah kekhawatiran, karena mengetahui kemungkinan komplikasi dapat membantu Anda mencapai keputusan.

Efek Samping Tonsilektomi Pada Anak

Amandel mencapai ukuran terbesar mereka pada anak-anak berusia antara 4 dan 7 tahun. Anak Anda paling rentan terhadap amandel yang terinfeksi selama tahun-tahun ini. Salah satu rumah sakit anak melaporkan bahwa operasi amandel menimbulkan beberapa efek samping untuk kelompok usia ini.

Dan dibawah ini merupakan efek sampingnya.

  • Sisa pendarahan
  • mual hingga muntah
  • sakit tenggorokan yang bisa menjalar ke bagian telinga
  • nyeri rahang dan leher
  • saat bernapas, mulut seperti mendengkur selama dua minggu.
  • perubahan suara yang terjadi pada orang yang memiliki amandel besar
  • demam yang terjadi selama beberapa hari

Efek Samping Tonsilektomi Pada Orang Dewasa

Orang dewasa mungkin memerlukan waktu pemulihan yang lebih lama daripada anak-anak. Efek samping tonsilektomi pada orang dewasa meliputi:

  • sakit dibagian tenggorokan dan bagian belakang rongga mulut
  • mual akibat sisa pendarahan
  • sakit mulai mereda setelah 2 hari dan bisa berulang tiga atau empat hari. Ini bisa melibatkan telinga, mulut dan juga tenggorokan.

Untuk mengatasi efek samping diatas, biasanya dokter akan memberikan obat untuk membantu meringankannya.

Artikel terkait efek samping operasi amandel pada orang dewasa; penyembuhan pasca operasi amandel, berapa lama operasi amandel, operasi amandel dengan laser,  bekas operasi amandel, operasi amandel pada anak 5 tahun, pantangan setelah operasi amandel, operasi amandel pakai bpjs, operasi amandel biaya.

Cara Alami Mengobati Rhinitis Alergi Sampai Sembuh

Cara Alami Mengobati Rhinitis Alergi perlu kita mulai dari hal-hal kecil untuk mencegah parahnya rhinitis. Dibawah ini akan saya jelaskan obat alami rhinitis alergi yang produknya sudah terdaftar di Badan POM, Halal dan berkhasiat. Namun sebelumnya, mari kita kenali lebih lanjut apa itu rhinitis.

cara alami mengobati rhinitis alergi

Rhinitis alergi itu apa?

Sebelum berbicara ke rhinitis, apa Anda tahu apa itu alergen? Alergen adalah zat yang tidak berbahaya namun menyebabkan reaksi alergi. Dan rhinitis alergi merupakan respons alergi terhadap alergen tertentu. Serbuk sari adalah alergen paling umum pada rinitis alergi musiman. Ini adalah gejala alergi yang terjadi dengan perubahan musim.

Gejala rhinitis alergi meliputi ;

  • bersin
  • pilek
  • batuk
  • hidung tersumbat
  • hidung terasa gatal
  • tenggorokan sakit / gatal
  • mata gatal dan berair
  • lingkaran bawah mata menghitam
  • sering sakit kepala
  • gatal-gatal pada bagian kulit tertentu
  • rasa lelah yang berlebihan

Pada penderita eksim, mereka mungkin mengalami gejala kulit kering dan melepuh.

Anda biasanya akan merasakan sebagian atau semua gejala ini segera setelah terkena alergen. Beberapa gejala, seperti sakit kepala dan kelelahan yang berulang, mungkin hanya terjadi setelah paparan alergen jangka panjang.

Penyebab

Terjadinya rhinitis alergi tentu saja disebabkan oleh alergi. Jadi saat tubuh bersentuhan dengan alergen, ia akan melepaskan zat histamin yaitu berupa bahan kimia alami yang melindungi tubuh dari alergen. Saat itulah gejala awal rhinitis alergi muncul berupa pilek, bersin dan mata yang terasa gatal. Selain serbuk sari pohon, alergen umum lainnya termasuk ; serbuk sari rumput, tungau debu, bulu binatang dan air liur binatang.

Apa saja jenis rhinitis alergi ?

Rhinitis alergi terbagi menjadi dua jenis, ada yang bersifat musiman ada juga yang bersifat permanen. Alergi musiman yang terjadi pada orang-orang Indonesia, biasanya saat cuaca panas sebagai respon terhadap alergi luar ruangan seperti serbuk sari.

Sedangkan jenis alergi permanen dapat terjadi sepanjang tahun sebagai respon terhadap zat dalam ruangan seperti tungau debu dan bulu hewan peliharaan.

Faktor risiko untuk alergi rhinitis

Alergi bisa menyerang siapa saja, tapi yang lebih cenderung mengembangkan rhinitis alergi jika ada keluarga Anda yang memiliki riwayat alergi. Memiliki asma atau eksim atopik juga dapat meningkatkan risiko rhinitis alergi. Beberapa faktor eksternal dapat memicu atau memperburuk kondisi ini diantaranya; bahan kimia, asap rokok, suhu dingin, kelembaban udara, polusi udara, hairspray, parfum cologne dan asap kayu.

Rhinitis alergi pada anak-anak

Sebelum mencapai usia 10, anak-anak juga dapat mengembangkan rhinitis alergi. Jadi perhatikan apabila anak Anda mengembangkan gejala dingin pada waktu yang sama setiap tahun. Anda juga bisa megambil kesimpulanm, bahwa kondisi ini disebabkan oleh rhinitis alergi musiman.

Gejala pada anak-anak serupa dengan orang dewasa. Anak-anak biasanya mengembangkan mata berair dan merah, yang disebut konjungtivitis alergi. Jika Anda melihat mengi atau sesak napas selain gejala lainnya, anak Anda mungkin juga telah mengembangkan asma.

Jika Anda yakin anak Anda memiliki alergi, temui dokter Anda. Penting untuk menerima diagnosis dan pengobatan yang benar atau coba cara alami mengobati rhinitis alergi. Jika anak Anda memiliki alergi musiman yang signifikan, batasi keterpaparan anak terhadap alergen dengan menjaga mereka di dalam saat jumlah serbuk sari tinggi. Mencuci pakaian dan seprai yang sering mereka gunakan. Banyak juga beberapa obat yang bisa menimbulkan efek samping, meski dalam dosis kecil.

Perawatan untuk rhinitis alergi

Anda bisa mengobati rinitis alergi Anda dengan beberapa cara. Ini termasuk obat-obatan dari bahan kimia atau dari bahan alami.

1. Antihistamin.

Anda bisa minum antihistamin untuk mengobati alergi. Mereka bekerja dengan menghentikan tubuh Anda untuk memproduksi histamin. Beberapa antihistamin over-the-counter (OTC) yang populer antara lain:

  • fexofenadine (allegra)
  • diphenhydramine (benadryl)
  • desloratadine (clarinex)
  • loratadine (claritin)
  • levoketirizin (xyzal)
  • cetirizine (zyrtec)

Bicaralah dengan dokter Anda sebelum memulai pengobatan baru. Pastikan bahwa obat alergi baru tidak akan mengganggu pengobatan atau kondisi medis lainnya.

2. Dekongestan

Anda bisa menggunakan dekongestan dalam waktu singkat, biasanya tidak lebih dari tiga hari, untuk menghilangkan hidung tersumbat dan tekanan sinus. Menggunakan mereka untuk waktu yang lama dapat menyebabkan efek rebound, artinya setelah Anda menghentikan gejala rhinitis alergi, justru akan bertambah buruk.

Dekongestan OTC yang populer meliputi:

  • oxymetazoline (semprotan hidung afrin)
  • pseudoephedrine (sudafed)
  • phenylephrine (sudafed PE)
  • cetirizine dengan pseudoephedrine (zyrtec-D)

Jika Anda memiliki irama jantung abnormal, penyakit jantung, riwayat stroke, kegelisahan, gangguan tidur, tekanan darah tinggi, atau masalah kandung kemih, pertimbangkan lagi untuk menggunakan obat-obatan dari golongan dekongestan.

3. Tetes mata dan semprotan hidung

Tetes mata dan semprotan hidung dapat membantu meringankan rasa gatal dan gejala terkait alergi lainnya dalam waktu singkat. Namun, tergantung produknya, Anda mungkin perlu menghindari penggunaan jangka panjang. Contohnya dekongestan atau tetes mata yang terlalu banyak digunakan terlebih dalam jangka waktu panjang dapay menyebabkan efek rebound.

4. Kortikosteroid

Kortikosteroid dapat membantu peradangan dan respon sistem kekebalan tubuh. Ini tidak menyebabkan efek rebound. Semprotan nasal steroid umumnya direkomendasikan sebagai cara jangka panjang.

Pertimbangkanlah jenis obat apa yang akan Anda gunakan untuk membantu pengobatan rhinitis alergi Anda, terutama jika Anda membutuhkan pengobatan dalam jangka waktu panjang.

5. Imunoterapi

Dokter juga biasanya merekomendasikan imunoterapi, atau suntikan alergi, jika Anda menderita alergi parah. Anda bisa menggunakan rencana perawatan ini bersamaan dengan obat lainnya untuk mengendalikan gejala. Sayangnya pengobatan ini dapat menurunkan sistem imun tubuh terhadap alergen tertentu dari waktu ke waktu.

6. Pengobatan rumah

Pengobatan rumah akan tergantung pada alergen Anda. Jika Anda memiliki alergi terhadap serbuk sari, Anda bisa mencoba menggunakan AC daripada membuka jendela Anda. Jika memungkinkan, tambahkan filter yang dirancang untuk alergi.

Menggunakan dehumidifier atau filter partikulat efisiensi tinggi (HEPA) dapat membantu Anda mengendalikan alergi Anda saat berada di dalam rumah. Jika Anda alergi terhadap tungau debu, cuci seprai dan selimut Anda dengan air hangat. Menambahkan filter HEPA ke ruang hampa dan menyedot debu setiap minggu juga bisa membantu. Membatasi karpet di rumah Anda juga bisa bermanfaat.

Komplikasi

Rhinitis alergi merupakan suatu masalah kesehatan yang cukup sulit untuk dicegah. Pengobatan dan perawatan adalah kunci untuk mencapai kualitas hidup yang baik dengan alergi.

Beberapa komplikasi yang bisa timbul dari rhinitis alergi meliputi :

  • sulit tidur atau terbangun saat tengah malam
  • gejala asma yang memburuk
  • sering mengalami infeksi telinga
  • mengalami infeksi sinus
  • tidak mampu beraktivitas seaktif seperti biasanya
  • sering mengalami sakit kepalaKomplikasi juga bisa timbul dari efek samping antihistamin. Paling sering, kantuk bisa terjadi. Efek samping lainnya termasuk sakit kepala, cemas, dan insomnia. Dalam kasus yang jarang terjadi, antihistamin dapat menyebabkan efek GERD, gangguan pada urin dan peredaran darah.

Saran Pengobatan : Cordyceps Plus Capsule

Obat Terbaik rhinitis alergi

Khasiat Cordyceps untuk rhinitis alergi ;

  • menekan reaksi alergi
  • mengurangi produksi histamin
  • menstabilkan sistem imun tubuh
  • mengatasi peradangan
  • memperbaiki kerusakan sel dalam tubuh akibat rhinitis
  • meringankan gejala rhinitis
  • mencegah komplikasi
  • mempercepat pemulihan secara menyeluruh

Cordyceps Plus Capsule hadir sebagai produk herbal yang diformulasikan Cara Alami Mengobati Rhinitis Alergi yang cara kerjanya bertahap namun dapat tuntas secara maksimal. Ini merupakan salah satu produk unggulan Green Word yang pengolahannya sudah memenuhi standar GMP ( Good Manufacturing Practice) yang dilakukan oleh para ahli professional. Produk ini pun sudah tersebar luas hingga ke 20 negara di Asia.

Komposisi yang digunakan untuk pembuatan Cordyceps Plus Capsule, adalah jamur cordyceps dan ekstrak ginseng yang kandungannya mampu menghasilkan khasiat yang luar biasa efektif untuk membantu penyembuhan.

Jamur cordyceps merupakan jenis tanaman langka yang hanya bisa tumbuh di dataran tinggi China dan sudah dijadikan ramuan pengobatan sejak dari puluhan tahun yang lalu, karena memiliki kandungan yang sudah sangat dipercaya mampu membantu pengobatan dan bebas efek samping.

Ginseng yang menjadi pelengkap kandungan alaminya, juga memiliki kandungan alami yang dapat memberikan manfaat alami bagi tubuh dan menyempurnakan khasiat dari jamur cordyceps.

Kedua bahan berkhasiat tersebut diolah dengan mesin berteknologi modern berstandar Internasional sehingga menghasilkan produk bermutu tinggi dengan khasiat yang tak perlu Anda ragukan lagi. Untuk legalitaspun, Cordyceps Plus  Capsule sudah terdaftar di Badan POM TI124346661 dan HALAL dikonsumsi orang muslim di Indonesia.

Tidak percaya? Dapatkan produknya segera dan rasakan sendiri khasiatnya !

Cara Pembelian Produk

Untuk mendapatkan produk Cordyceps Plus Capsule, Anda tinggal melakukan pemesanan pada kami agen resmi produk Cordyceps Plus  Capsule yang menerapkan sistem “Pesan Dulu, Transfer Pembayaran Setelah Obat Sampai”. Caranya kirimkan format berikut.

Format pesanan :
CPC # Jumlah pesan # Nama lengkap # Alamat lengkap (cantumkan kecamatan)

KIRIM KE 081-123-444-37 ( SMS / LINE / WhatsApp )

Contoh :
CPC # Pesan 1 botol # Hermas Januar # Jl Laksda Adisucipto, Caturtunggal No. 31 Kec Depok Kab Sleman Yogyakarta

KIRIM KE 081-123-444-37 ( SMS / LINE / WhatsApp )

PENTING !

  • CPC adalah kode produk Cordyceps Plus Capsule yang harus Anda cantumkan dalam pesanan untuk menghindari kekeliruan saat pengiriman dengan pesanan konsumen kami yang lain.kirim barang via jne
  • Format pesanan yang sesuai dengan petunjuk diatas akan segera kami proses dengan langsung menginformasikan total pembayaran (harga obat+ongkos kirim) beserta no rekening kami dan obat langsung dikirim melalui JNE,
  • Apabila obat sudah Anda terima, segera lakukan pembayaran dengan mentransferkan jumlah pembayaran ke sesuai dengan yang kami informasikan ke rekening kami atas nama JUHLI.
  • Bagi Anda yang tidak melakukan pembayaran, akan dikenakan sanksi “Tuntutan Hukum Pidana dan Dendaan atas langgaran tidak memenuhi kewajiban konsumen” dalam Pasal 5 BAB III No.8 Th 1999.
  • Hati-hati dengan produk palsu, Cordyceps Plus Capsule tidak tersedia di toko obat manapun.

Pencegahan Rhinitis Alergi

Cara terbaik untuk mencegah gejala alergi adalah dengan mengatur alergi Anda sebelum tubuh Anda memiliki kesempatan untuk merespons zat secara negatif. Pertimbangkan langkah-langkah pencegahan berikut untuk alergen tertentu.

  • Tetap berada di dalam rumah saat jumlah polusi meningkat
  • Menghindari olahraga di luar rumah terlalu pagi
  • Segera mandi setelah melakukan aktivitas di luar ruangan
  • Tutup pintu dan jendela Amda selama musim alergi.
  • Menggunakan kacamata dan masker saat melakukan pekerjaan di halaman/luar rumah untuk melindungi hidung dan mata Anda.
  • Tidak terlalu sering menyapu atau memotong rumput
  • Membatasi  menyentuh anjing setidaknya dua kali seminggu untuk meminimalkan terjadinya reaksi alergi
  • Menghilangkan tungau debu pada karpet dengan vacum cleaner.

Pencegahan diatas juga bisa dipraktekan sebagai pendukung Cara Alami Mengobati Rhinitis Alergi. Jaga kesehatan Anda dengan baik dan bye bye untuk rhinitis alergi.

Benarkah Pantangan Sinusitis Akut Dilarang Berenang?

Pantangan Sinusitis Akut dibawah ini penting sekali untuk kita ketahui dan perlu kita hindari agar pengobatan bisa bekerja secara maksimal dan proses pemulihan bisa berangsur lebih cepat.

Seputar Sinusitis Akut

sinusitis akut
Sinusitis merupakan salah satu penyakit yang membuat penderitanya kesulitan bernafas dengan baik karena adanya jumlah lendir yang cukup banyak yang memenuhi rongga sinus.

Rongga sinus itu sendiri merupakan ruang yang terletak pada bagian pipi dan hidung. Didalamnya terdapat lendir juga rambut tipis yang berguna untuk menyaring bakteri yang mengendap di saluran pernapasan.

Pada kondisi sinusitis, terjadi penumpukan lendir yang membuat saluran lendir tersumbat. Mulanya lendir tersebut keluar ketika cuaca sedang dingin, sehingga tampak seperti penyakit flu biasa. Akan tetapi, saat penderita mengalami reaksi alergi terhadap debu dari lingkungan kumuh, sinusitis akan mulai terlihat.

Dalam beberapa hari, biasanya penderita mengalami demam, berkurangnya nafsu makan dan badan yang terasa lemas. Pada kondisi tersebut, diperlukan penanganan sesegera mungkin untuk mencegah terjadinya resiko sinusitis yang lebih parah.

Walaupun tampak seperti gejala flu biasa, hal yang bisa kita ketahui adalah dari lama berlangsungnya kondisi tersebut. Jika kondisi tak kunjung sembuh meski sudah diobati dalam waktu 3-4 minggu, maka bisa dikategorikan sebagai sinusitis kronis.

Pantangan Sinusitis Akut

Nah untuk mengetahui apa saja larangan yang perlu Anda hindari sebagai pantangan penyakit sinusitis, berikut ini adalah daftarnya.

pantangan sinusitis akut

 

  1. makanan pedas, makanan berlemak dan makanan yang mengandung pengawet
  2. minuman dingin, minuman berkafein, minuman bersoda atau minuman beralkohol
  3. rempah beraroma kuat seperti lada, cengkih, pala dan lain sebagainya.
  4. rokok dan tembakau
  5. pemicu alergi (udara dingin, serbuk sari, bulu binatang, dll)

Lalu, apakah benar penderita sinusitis tidak boleh berenang? Sebenarnya, berenang diperbolehkan, hanya saja tidak dalam waktu yang lama. Hal tersebut dikarenakan air kolam mengandung klorin yang bisa dengan mudah mengiritasi saluran sinus penderitanya.

Selain berenang, penderita sinusitis juga sebaiknya menghindari aktivitas menyelam yang bisa mendorong air masuk ke dalam sinus. Jika terjadi hal demikian, maka sinus bisa terkena iritasi dan hidung dapat mengalami peradangan.

Asap rokok juga hampir mirip dengan polusi udara yang bisa mengiritasi hidung Anda yang membuatnya mudah terkena infeksi. Salah satu ahli kesehatan berpendapat, bahwasanya sistem pembersih alami pada sinus mereka sudah rusak oleh rokok yang membuatnya mudah terkena infeksi sinus sehingga saluran pernapasannya pun tersumbat saat penderta terserang flu.

Untuk penggunaan semprotan hidung, sangat direkomendasikan untuk tidak memakainya lebih dari 5 hari, karena kandungan dekongestan yang terdapat dalam semprotan hidung itu dapat membuat infeksi semakin parah dengan gejala pembengkakan pada hidung. Ditambah lagi, semprotan hidung bisa menimbulkan efek ketergantungan bagi pemakainya.

Ada cara-cara sederhana yang bisa membantu Anda meringankan infeksi sinus dengan cara dibawah ini.

  1. banyak minum air putih
  2. mengompres hidung meggunakan air hangat
  3. menghirup aroma kayu putih
  4. minum wedang jahe
  5. mengkonsumsi nanas secukupnya.

Meskipun tidak membantu pengobatan, namun cara diatas dapat membantu menghindari reaksi dan meringankan gejala infeksi sinus. Apa saja gejalanya?

Gejala Umum Sinusitis

Untuk mengetahui gejalanya lebih lanjut, berikut ini adalah tanda atau gejala yang biasa muncul pada penderita sinusitis.

1. Keluarnya lendir kuning kehijauan yang kental.

Lendir yang normal biasanya berwarna bening dan dalam jumlah wajar, tapi tidak dengan sinusitis. Pada sinusitis, lendir yang keluar tersebut berwarna kuning kental atau kuning kehijauan yang keluar dari hidung dan tenggorokan.

Warna tersebut dihasilkan karena infeksi virus atau infeksi bakteri yang menyerang rongga sinus. Sebagian penderita sinusitis merasa gatal dan nyeri pada tenggorokan belakang sampai telinga.

Cara alami untuk mengatasi kondisi ini mungkin bisa dengan air putih atau teh yang hangat, karena teh hangat tersebut bisa membantu mengurangi jumlah lendir yang keluar dan membuat penderita sinusitis lebih nyaman untuk bernafas.

2. Hidung tersumbat

hidung tersumbat gejala sinusitis

Kondisi ini juga bisa menjadi tahapa awal terjadinya sinusitis yang terjadi karena adanya peradangan dan pembengkakan di dalam rongga hidung yang juga merupakan akibat dari infeksi virus dan bakteri. Pada tahap ini kondisi masih bisa diperbaiki dengan baik yaitu dengan pemberian obat yang tepat.

Sebagian penderita mengalami gangguan dalam indra penciuman. Dan cara untuk mengatasinya adalah tidur menggunakan bantal yang lebih tinggi. Dengan demikian, hidung bisa kembali nyaman dan mengurangi peradangan.

3. Sakit kepala

Sakit kepala cukup rentan dialami oleh penderita sinusitis yang disebabkan oleh tekanan yang terjadi pada rongga sinus. Dengan adanya peradangan dan penekanan tersebut, rongga sinus dapat membengkak yang menimbulkan sakit kepala di bagian sekitar mata dan rahang atas.

Jika dibiarkan, peradangan bisa menyebar ke bagian telinga yang membuat pipi penderita terasa berat. Kondisi akan semakin parah saat malam hari, karena pada saat cuaca sedang dingin, lendir yang keluar akan lebih banyak dan menumpuk di rongga sinus.

4. Nyeri di daerah sinus

Sinusitis merupakan penyakit yang menimbulkan nyeri di beberapa titik, karena sinus itu sendiri mencakup dahi, pipi, rahang atas, hidung, dan sekitar mata.

Rasa nyeri biasnya berlangsung cukup lama dan dapat membaik jika diberikan obat anti peradangan yang tepat. Untuk meredakan rasa sakit dengan cara alami, Anda bisa mengompres bagian sinus dengan handuk yang sudah dibasahi dengan air hangat selama 15 menit.

5. Batuk terus menerus

Cairan yang keluar dari rongga sinus dapat mengalir hingga ke bagian tenggorokan yang bisa menyebabkan iritasi dan infeksi didalamnya sehingga jika ini terus berlangsung dalam waktu lama, maka penderita bisa mengalami batuk yang berkepanjangan. Anda bisa mengatasinya dengan tidur dalam posisi duduk untuk mengurangi cairan di belakang tenggorokan.

6. Sakit Gigi dan Bau Mulut

Saat kondisi gigi sedang buruk, sinusitis juga bisa menyerang gigi bagian atas dan menimbulkan rasa sakit hebat. Selain itu, infeksi pada rongga sinus juga bisa menimbulkan bau yang kurang sedap.

7. Tubuh terasa lemas

Karena banyaknya gejala yang timbul akibat sinusitis, penderita merasakan tubuh yang tidak nyaman sehingga aktivitaspun tidak dapat dilakukan semaksimal mungkin terutama gangguan yang berasal dari saluran pernapasan dan rasa nyeri di bagian kepala.

Itulah beberapa gejala yang umumnya dialami oleh para penderita sinusitis. Bagi Anda yang merasa bahwa sinusitis merupakan penyakit yang bisa sembuh dengan sendirinya, itu salah. Karena bagaimanapun sinusitis merupakan penyakit karena infeksi virus/bakteri yang membutuhkan perawatan juga pengobatan yang tepat. Dan jangan lupa untuk menghindari Pantangan Sinusitis Akut ataupun kronis.

Silahkan klik Antibiotik Untuk Sinusitis Kronis

Gejala Khas Sinusitis Yang Muncul Pada Anak

Gejala sinusitis pada anak bisa kita kenali setelah Anda mendapatkan informasi dibawah ini. Kami akan jelaskan ciri umum dan khas pada sinusitis yang menyerang anak-anak.

penyakit sinusitis

Sinus adalah rongga atau kantong berisi udara yang letaknya berada di dekat saluran hidung. Sinus ini dilapisi oleh selaput lendir.

Berdasarkan letaknya, sinus dibagi menjadi 4 bagian, yaitu :

1. Sinus etmoid, terletak pada wajah tepatnya di sekitar batang hidung
2. Sinus maksilaris, terletak di sekitar area pipi.
3. Sinus frontal terletak di daerah dahi.
4. Sinus sphenoid terletak di belakang hidung

Lalu, apa itu sinusitis?

Sinusitis adalah bentuk infeksi sinus di dekat hidung. Infeksi ini biasanya terjadi setelah pilek atau setelah mengalami peradangan alergi.

Berdasarkan lama tejadinya, sinus terbagi menjadi 3, yaitu ;

  1. Akut. Gejala dari jenis infeksi ini berlangsung kurang dari empat minggu dan kondisi dapat membaik dengan pengobatan yang tepat.
  2. Subakut. Gejala untuk infeksi ini biasanya berlangsung selama empat hingga delapan minggu. Jenis obat yang diberikan harus lebih efektif untuk mempercepat penyembuhan.
  3. Kronis. Jenis infeksi ini bisa muncul secara berulang apabila infeksi sebelumnya tidak diobati secarfa tuntas. Untuk kondisi ini, biasanya berlangsung lebih dari delapan minggu.

Penyebab Sinusitis

Terkadang, infeksi sinus terjadi apabila terdapat infeksi saluran pernapasan bagian atas (URI) atau bisa juga flu biasa.

Kondisi ini menyebabkan peradangan pada bagian hidung yang bisa menghalangi pembukaan sinus paranasal, sehingga mengakibatkan infeksi sinus.

Reaksi alergi juga bisa menyebabkan sinusitis karena pembengkakan jaringan hidung dan peningkatan produksi lendir.

Ada juga kemungkinan kondisi lain yang dapat menghalangi aliran normal sekresi saat keluar dari sinus dan dapat menyebabkan sinusitis.

Kondisi yang dimaksud, diantaranya ;

  • Kelainan pada struktur hidung
  • Pembesaran adenoid
  • Efek menyelam dan berenang
  • Infeksi dari gigi
  • Trauma ke hidung
  • Benda asing menempel di hidung
  • Celah langit-langit
  • Penyakit gastroesophageal reflux (GERD)
  • Efek menghirup asap rokok

Bila aliran sekresi dari sinus mengalami penyumbatan, bakteri mungkin akan berusuaha untuk mulai tumbuh. Dan kondisi inilah yang bisa menyebabkan infeksi sinus atau sinusitis.

Adapun penyebab sinusitis yaitu karena infeksi bakteri jenis

  • Streptococcus pneumonia
  • Haemophilus influenzae, atau
  • Moraxella catarrhalis

Gejala Sinusitis

Tanda atau gejala sinusitis sebenarnya sangat bergantung pada usia anak. Gejala sinusitis yang paling umum adalah hidung meler. Namun, setiap anak mungkin mengalami gejala yang berbeda.

Adapun gejalanya bisa meliputi:

  • Hidung meler
  • Ingus biasanya kental berwarna hijau atau kuning
  • Sering batuk saat malam hari dan sesekali untuk siang hari
  • Bengkak di sekitar mata
  • Berlangsung lebih dari tujuh sampai 10 hari

Bagi orang-orang yang usianya lebih muda, biasanya tidak akan merasakan sakit kepala

Gejala Sinusitis Pada Anak-anak dan Orang Dewasa yang Lebih Tua

Gejala Sinusitis Pada Anak

  • Pilek yang berlangsung lebih lama dari tujuh hingga 10 hari
  • Sakit kepala yang terasa begitu mengganggu
  • Ketidaknyamanan pada area wajah
  • Mulut mengeluarkan bau yang kurang sedap
  • Batuk-batuk
  • Demam tinggi
  • Sakit tenggorokan
  • Bengkak di sekitar mata, yang biasanya lebih parah jika dilihat di pagi hari.

Para peneliti kesehatan, menemukan bahwa beberapa orang menggambarkan gejala khas yaitu rasa sakit di bagian depan wajah dan adanya penekanan di bagian bawah mata.

Selain itu, tidak setiap migrain memiliki gejala gejala mual, muntah, dan kepekaan terhadap cahaya.

Obat kimia yang biasa direkomendasikan oleh dokter, diantaranya ;

  • Antibiotik, seperti yang ditentukan oleh dokter anak Anda (antibiotik biasanya diberikan paling sedikit 14 hari). Baca juga : Antibiotik Terbaik Untuk Sinusitis
  • Acetaminophen (untuk meredakan rasa sakit atau ketidaknyamanan)
  • Sebuah dekongestan (misalnya, pseudoephedrine [Sudafed] dan / atau lendir lebih tipis seperti guaifenesin [Robitussin])
  • Pelembab dingin yang harus di pasang di kamar anak Anda
  • Semprotan hidung untuk mengurangi peradangan
  • Obat untuk mengobati GERD
  • Pembedahan untuk menghilangkan kelenjar gondok
  • Operasi sinus endoskopik

Antibiotik dapat digunakan untuk gejala yang hanya bertahan selama 10 sampai 14 hari, kecuali jika gejala berkembang seperti: demam, nyeri wajah atau nyeri tekan, atau pembengkakan di sekitar mata.

Pembedahan harus dipertimbangkan apabila perawatan lainnya tidak bisa membantu mengatasi gejala.

Bagi sebagian orang, biasanya antihistamin diberikan untuk mengatasi sinusitis. Namun antihistamin tidak begitu efektif dalam membantu mengatasi gejala sinusitis kecuali ada alergi yang terlibat didalamnya.

Pencegahan

Perubahan sederhana pada gaya hidup atau lingkungan rumah Anda dapat membantu menurunkan risiko sinusitis.

Misalnya, selama musim dingin, pertimbangkan untuk menggunakan humidifier agar kelembaban di rumah tetap 45% -50%.

Cara tersebut lumayan efektif untuk menghentikan udara yang mengganggu sinus Anda yang menjadi penyebab infeksi.

Jadi, sangat penting untuk Anda membersihkan humidifier secara teratur untuk mencegah pertumbuhan bakteri.

Karena jika bakteri tumbuh, dan udara terhirup oleh Anda, yang ada itu bisa membuat kondisi Anda memburuk.

Meskipun sinusitis itu sendiri tidak menular, seringkali didahului dengan demam, yang bisa menyebar dengan mudah, terutama di kalangan keluarga atau teman.

Cara paling efektif untuk mencegah penyebaran kuman adalah dengan mengajarkan keluarga Anda pentingnya mencuci tangan secara rutin, terutama saat mereka sakit agar bakteri sulit untuk masuk dan berkembang dalam tubuh.

Sebenarnya, sinusitis juga bisa terjadi apabila anak memiliki beberapa kombinasi gejala berikut.

  • Hidung tersumbat selama sepuluh hari atau lebih
  • Ingus berwarna kuning atau hijau tebal
  • Batuk di siang hari dan memburuk di malam hari
  • Bengkak di sekitar hidung dan mata
  • Nyeri di rahang atau di belakang dahi atau hidung
  • Demam ringan
  • Energi rendah
  • Sakit kepala

Karena sinusitis sering merupakan infeksi sekunder, Anda mungkin bisa mencegahnya dengan mengobati flu atau alergi pada anak Anda secara berbeda.

Info Lengkap : Apakah Penyakit Sinusitis Menular ?

Infeksi sinus (sinusitis) merupakan salah satu penyakit yang bisa membuat seseorang sulit bernafas. Selain itu wajah terasa sakit seperti ada penekanan. Sinusitis juga bisa membuat Anda batuk/bersin dan menghasilkan banyak ingus.

Sinusitis adalah kondisi peradangan yang terjadi pada dinding sinus. Sinus tersebut merupakan rongga yang berisi udara. Letaknya berada di belakang dahi dan tulang pipi yang memiliki ukuran kecil.

Sinusitis yang gejalanya menyerupai pilek pada umumnya, tentu membuat Anda bertanya-tanya apakah sinusitis juga menular seperti pilek? Jawabannya adalah sangat tergantung pada apa yang menjadi penyebabnya.

apakah penyakit sinusitis menular

Jika sinusitis dilihat dari segi penyebabnya, maka terbagi menjadi dua. Pertama sinusitis karena infeksi virus dan kedua sinusitis karena infeksi bakteri.

  1. Infeksi Virus. Sebagian besar infeksi sinus disebabkan oleh virus. Jika itu yang terjadi pada Anda, maka sinusitis bisa dengan mudah menular pada orang lain yang bisa mengalami pilek biasa hingga infeksi sinus yang sama seperti Anda.
  2. Bakteri. Terkadang saat sinus diblokir dan diisi dengan lendir, bakteri bisa tumbuh dan menyebabkan infeksi. Jika infeksi sinus Anda berlangsung lebih dari 10-14 hari, kemungkinan Anda memiliki sinusitis bakteri. Jika infeksi sinus disebabkan oleh bakteri, kondisi ini tidak menular bagi orang lain.

Bakteri yang umum yang menyebabkan infeksi sinus meliputi:

  • Streptococcus pneumonia
  • Staphylococcus aureus
  • Haemophilus influenza
  • Moraxella catarrhalis

Selain karena infeksi virus dan bakteri, para ahli kesehatan lainnya mengatakan bahwa sinusitis juga bisa terjadi bukan hanya karena dari penularan saja, namun karena kondisi sinus seseorang sangat mudah untuk terkena infeksi yang menandakan bahwa daya tahan tubuhnya lemah.

Gejala infeksi sinus termasuk ;

  • ingus berwarna kehijauan kekuningan yang berbau
  • bau mulut
  • bengkak di sekitar mata
  • sakit kepala
  • tekanan pada sinus
  • batuk.
  • kelelahan
  • sakit telinga
  • sakit tenggorokan.

Beberapa orang memiliki sinusitis kronis, yang berlangsung paling sedikit 12 minggu. Kondisi ini juga sering disebabkan oleh alergi, polip (pertumbuhan jaringan di hidung Anda), tulang hidung bengkok/septum hidung menyimpang, asap tembakau, udara kering, atau udara tercemar.

Baca juga : Antibiotik Untuk Sinusitis Kronis

Berapa Lama Waktu Penularan Sinusitis ?

Sebagian besar virus dapat menyebar hanya dalam beberapa hari, tapi terkadang infeksi juga bisa menyebar dalam waktu seminggu atau lebih jika terus bersama dengan orang yang mengidap sinusitis.

Bagaimana cara penularan sinusitis? Sinusitis bisa menular jika seseorang menghirup udara dekat dengan penderita sinusitis. Bisa juga saat penderita sinusitis bersin kemudian menutupnya dengan tangan.

Jika Anda berjabat tangan dengannya, dan Anda juga menyentuhkan tangan ke Anda ke mulut Anda sendiri, maka virus bisa dengan mudah masuk menuju hidung Anda.

Mencegah Penularan Sinusitis

  • Agar tidak terkena virus, seringlah mencuci tangan dengan sabun dan air hingga benar-benar bersih. Usahakan jangan sampai menyentuh mata, hidung, dan mulut. Cobalah untuk menghindari orang yang sedang menderita sinusitis.
  • Jika Anda penderita sinusitis, tutup mulut dan hidung Anda saat Anda batuk atau bersin, kemudian cuci tangan untuk menghindari penularan pada orang lain.
  • Memakai masker wajah bisa mengurangi penyebaran virus yang menyebabkan sinusitis.
  • Vaksin pneumokokus dan suntikan flu dapat membantu mencegah infeksi virus dan pneumokokus / bakteri dan sinusitis.
  • Berhenti merokok, karena ternyata merokok bisa meningkatkan risiko terkena sinusitis.
  • Jika Anda seorang yang memiliki alergi, Anda mungkin bisa menghindari pemicu alergi untuk mengurangi risiko sinusitis.
  • Mengonsumsi makanan sehat dari makanan yang kaya akan vitamin dan mineral dapat mengurangi risiko pengembangan infeksi saluran pernafasan bagian atas, termasuk sinusitis.
  • Anak-anak di bawah usia dua tahun dan orang dewasa yang berusia lebih tua dari 65 tahun, memiliki risiko tertinggi terkena flu yang sama halnya dengan sinusitis.

    Berapa lama gejala sinusitis berlangsung?

  • Gejala sinusitis akut terjadi sekitar tiga minggu.
  • Sinusitis kronis biasanya berlangsung sekitar delapan minggu atau lebih
  • Sinusitis rekuren adalah sinusitis akut yang terjadi beberapa kali selama satu tahun yang dapat berkembang menjadi sinusitis kronis
  • Beberapa orang memiliki infeksi sinus karena kondisi atau penyakit lainnya. Sebagai contoh, orang dengan asma memiliki penyempitan saluran napas dan beresiko tinggi terkena sinusitis.